Okta Prasetya January 28, 2020 No Comments

Visa Study ke Australia, Apa Saja Dokumennya?

Setelah Anda siap
mendaftar ke Universita pilihan Anda, dan telah mengantongi Letter of
Accaptance dari Universitas, sekarang saatnya untuk memproses visa Anda sebagai
salah satu dokumen wajib untuk belajar di luar negeri. Anda harus menyerahkan
semua dokumen untuk aplikasi visa dalam bahasa Inggris. Setelah itu, apa saja
langkah-langkah yang perlu Anda lakukan?
Bagaimana cara saya mendapatkan visa Australia?
Perlu Anda ketahui bahwa semua pemegang paspor yang
bukan orang berkewarganegaraan Australia atau New Zealand wajib mengajukan
permohonan visa. Beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi diantaranya :

·        
Surat Penerimaan Dari Universitas
Yang Terdaftar Pada Commonwealth Register of Institutions of Courses (CRICOS)
di Australia.

Commonwealth Register of Institutions of Courses (CRICOS) merupakan sebuah
lembaga yang menaungi semua program belajar dan institusi yang diijinkan
menerima pelajar internasional. Pelajar yang ingin mendaftar ke program studi
yang masa belajarnya lebih dari 3 bulan perlu mendapatkan visa pelajar (student
visa) Australia. Visa pelajar hanya dikeluarkan untuk program studi yang
terdaftar dalam CRICOS. Masa berlaku visa pelajar diberikan sesuai dengan
lamanya program yang ditempuh.
Selain
itu, dengan mendapatkan Visa Study, student akan terlindungi oleh Education
Services for Overseas Students (ESOS) Act
yaitu undang-undang yang
melindungi pelajar internasional secara hukum atas jaminan kualitas pendidikan
di Australia dan pengembalian biaya sekolah apabila institusi yang bersangkutan
tidak dapat memenuhi kewajibannya.

·        
Surat Keterangan Bukti Keuangan, Biasanya Sekitar
AUD18.610 Yang Bertujuan Sebagai Bukti Bahwa Anda Akan Mampu Membayar Biaya
Hidup Anda Untuk Tahun Pertama Anda di Universitas.
Pemerintah Australia mengeluarkan
peraturan bagi pelajar internasional yang berusia di bawah 18 tahun dimana Orang
tua atau wali diharuskan untuk mengatur penyediaan tempat tinggal dan
kesejahteraan bagi sang anak sebelum keberangkatannya ke Australia, serta
melaporkannya kepada pihak universitas yang dituju.
·        
Pembelian Asuransi Kesehatan Pelajar di Luar Negeri (OSHC)
Untuk Asuransi Kesehatan Dan Jiwa.
Overseas Student Health Cover (OSHC) harus dimiliki oleh
semua pemegang visa pelajar Australia, yang harus dibeli dari organisasi
kesehatan yang terdaftar, seperti Medibank Private, Worldcare Assist, Iman
International, Australian Unity, BUPA Australia
dll. Masing-masing lembaga
pendidikan memiliki perusahaan asuransi tersendiri. Oleh karena itu, OSHC ini
dibayarkan bersamaan dengan uang kuliah, yaitu sebelum pelajar mengajukan visa
dan jumlah yang dibayar mencakup total lamanya waktu belajar siswa tersebut.
Pelajar yang tidak memiliki visa pelajar karena program yang diambil
berlangsung kurang dari 3 bulan, tidak diharuskan memiliki OSHC, tetapi
dianjurkan memiliki asuransi perjalanan (travel insurance).
Asuransi ini meliputi biaya dokter umum,
perawatan inap rumah sakit dan resep obat, biasanya perawatan mata dan gigi
tidak termasuk, maka Anda dianjurkan memeriksakannya sebelum berangkat ke
Australia. Biaya OSHC berkisar sekitar AUD 500 – AUD 600 per tahun.

·        
Bukti Kemahiran Bahasa Inggris Seperti IELTS dan
TOEFL.
·        
Bukti Tidak Ada Catatan Kriminal Sebelumnya.
·        
Catatan Akademis Sebelumnya.
·        
Formulir157.
·        
Empat Foto Paspor.

Berapa biaya visa
Australia?
Kisaran biaya
pemerintah untuk aplikasi visa Australia tergantung pada pribadi Anda sendiri,
keadaan dan subkelas visa yang Anda ajukan. Total biaya mulai dari AU $ 310
untuk visa pelatihan, AU $ 3.000 untuk Skilled Visa, $ 620 untuk Visa Pelajar,
dan $ 485 untuk Working Holiday Visa.
Berapa tahun visa
Australia bertahan?
Durasi visa tergantung pada subkelas. Panjangnya
bervariasi dari 3 Bulan hingga 5 tahun, beberapa visa dapat digunakan untuk
tinggal secara permanen. Berikut ini adalah jenis visa yang paling umum beserta
durasi masa
  1. Student Visa – Up to 5 years
  2. Working
    holiday and Work and Holiday – 1 year 
  3. Partner
    Visa – Permanent 
  4. Employer
    Sponsorship – Up to 4 years 
  5. Skilled
    visa – Up to 4 years or permanent 
  6. Temporary
    Graduate visa – Up to 4 years  
Bisakah Anda bekerja
dengan visa pelajar di Australia?
Setelah program studi Anda dimulai, Anda diizinkan
untuk bekerja maksimal 40 jam per dua minggu ketika program belajar Anda sedang
berlangsung dan jam tidak terbatas ketika program Anda keluar dari sesi
(Libur). Anda tidak dapat bekerja sampai Anda mulai perkuliahan di Australia,
dan pastikan Anda sudah mendapatkan Visa Pelajar Anda untuk mulai bekerja.

Khusus bagi pelajar Pascasarjana (Postgraduate students), ijin bekerja
diberikan tanpa ada batasan waktu maksimum.Selain untuk menambah uang saku,
kesempatan bekerja ini akan sangat menambah pengalaman, wawasan dan kemandirian
pelajar. Semua kelebihan ini dapat menjadi modal awal untuk masuk ke dunia
kerja setelah lulus dari studi.Gaji yang didapatkan selama kerja sambilan
sekitar AUD 10 – AUD 20 per jam.
Berapa lama untuk
mendapatkan visa pelajar Australia?
Waktu pemrosesan rata-rata untuk visa
pelajar di Australia adalah 1 hingga 4 minggu, tetapi tergantung pada berbagai
faktor dapat memakan waktu hingga 2 bulan.

Bingung dengan proses pengurusan visa belajar di Australia? Tidak punya waktu untuk mengurus semua dokumen yang dibutuhkan? Sudah mencoba apply namu di riject oleh pihak imigrasi? Jangan khawatir, semua student Golden Gate Education yang ingin belajar ke Australia akan dibantu proses pengurusan visa dari A sampai Z secara GRATIS. Tunggu apalagi, segera konsultasikan rencana belajar Anda di Ausralia. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *